Tender Pengadaan SIMRS

14 03 2009

Pengadaan sistem baru maupun perubahan sistem lama di rumah sakit sering terjadi baik itu karena system sudah tidak support lagi dengan perkembangan teknologi maupun karena pergantian kepemimpinan, ada yang sangat mengelikan di rumah sakit rumah sakit pemerintah khususnya sebuah system sebagus dan seberhasil apapun tidak akan berarti apa-apa jika terjadi kepemimpinan baru karena di negeri kita ini, ada istilah ganti pimpinan ganti kebijikan ganti sistem, efek bagusnya akan berkembangan sistem jika pergantian sistem itu dilakukan dengan tidak mengubah paling tidak tampilan sistem di user sehingga tidak memelukan lagi pelatihan dan training yang itu sangat membuat user jenuh sehingga kinerja kerja jadi menurun.

sebuah system informasi rumah sakit yang sudah berjalan baik userpun sudah menikmati kemudah-kemudahan dalam pekerjaan manajemanpun sudah bisa mendapatkan laporan yang tepat dan akurat, sayang sungguh sayang jika terjadi kepemimpinan tak ayal lagi akan diganti jika :

1. pimpinan baru mempunya vendor baru atau mungkin punya system sendiri

2. pimpinan yang tidak pernah memikirkan pekerjaan bahwan sehingga yang di fikirkan bagaimana mencarikan anggaran.

3. istilah penghabisan anggaran setiap akhir tahun

4. adanya penilai yang salah dimana instansi yang anggarannya tidak habis kinerjanya tidak bagus

solusi untuk ke empat masalah tersebut adalah

1. Pimpinan harus turun dan bertanya sama user-user yang ada di lapangan langsung bagaiman sistem yang skrang membantu pekerjaanya.

2. Pimpinan jangan dijadikan ajak memperkaya diri sendiri keluarga dan golongan

3. kalau pekerjaan sudah maximal buat apa menghabis anggaran buat yang tidak perlu sehingga terjadi belanja di akhir tahun sampai hal2 terkecil yang sangat sangat tidak perlu

4. mengubah pola penilai instansi, dan memberikan penghargaan bagi yang meningkat kinerja kerja dan priduktivitasnya dan bisa mengefesiensikan anggaran.

semua itu bisa terjadi jika kita di pimpin seorang PRESIDEN yang adil, amanah dan mempunya misi jauh untuk memajukan bangsa dan mengembalikan kedaulatan NKRI yang tercabik cabik.

tender pengadaan SIMRS sering kali di lempar ke public hanya untuk mengelabui supaya manipulasi dan nepostime tidak tercium dan terbongkar sehingga dibuatlah skenari seolah2 dibuat tender terbuka padahal itu penunjukan langsung bahkan bisa saja sipemenang tender sudah mendaftarkan lebih dari 3 perusahaan untuk mengikut proses tendernya.

itulah wajah ahklak negeri tercinta ini.

disalah satu intansi pemerintah di jakarta tentu saja sebuah rumah sakit, pengadaan bisa di kendalikan dan dimenangkan oleh anak dari seorang direktur utama dan menteri padahal kalau di runut mereka tidak memilik produk apa lagi tenaga ahli yang akhirnya pekerjaan di outsource tentu dengan harga akan jauh dibawah anggaran yang sesungguhnya, sebagai gambaran penulis pernah mendapatkan subkontraktor pengerjaan sistem informasi rumah sakit di pulau sumatera, dalam perjanjian kontrak nilai project tertera sekitar 800 juta lebihm namun ke pemilik produk dan tenaga ahli hanya 160jt, maka hasil dari produk tersebut pun seharga 160 juta tentunya.

jadi waja jika banyak sistem gagal di pemerintahan karena terlalu banyak tangan bahkan seorang kepala pemerintahan daerah dan dirut pun meminta bagian yang tidak sedikit bahkan lebih besar dari 160jt yangm asuk ke pemilik produk dan tenaga ahli..

parah kan…

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: