Indonesia di Persimpangan Jalan

6 06 2008

Berbagai Pertiwa yang dasyat dinegera kita ini sudah bahkan sedang kita rasakan dan saksikan bersama, mulai dari Lumpur lapindo, stunami Aceh, Gas Indramayu, penjualan asset negara, pengerukan kekayaan alam oleh asing, berbagai penyakit hingga ke bentrokan-bentrokan masa, mulai dari Ambon, poso, hingga tragedi monas, bahkan sampai ke Kenaikan BBM, pelecehan seksual, Korupsi, Kolusi bahkan nepotisme hingga ke Anarkisme pola fikir, semua itu hanyalah efek dari ketikda jelasan pemerintah/pimpinan negara ini membawa bangsa dan negara ini mau kearah mana.

perlu kita sadari sejak jatuhnya rezim Soeharto dengan gerbong politik REFORMASI, hingga kini tidak jelas Indonesia tercinta ini mau dibawah kemana?, patut kalau kita sebutkan Indonesia DipersimpanganJalan.

kesemuanya itu berpangkal dari mulainya Pemerintah, dan Rakyat Indonesia untuk melupakan nilai-nilai yang terkandung dalam butir-butir Pancasila yang sudah sedikian rupa dibuat oleh para pendahulu Negeri ini, Namun dengan dalih Reformasi hampir Semua Element Bangsa mulai dari Partai Politik, LSM, bahkan lembaga tinggi Negera bergeges untuk merubah keselarasan itu dengan nilai-nilai baru, Partai Politik mengusung nilai-nilai yang sesuai untuk partainya, LSM mengusung nilai-nilai HAM dan lembaga tinggi negara mengusu nilai-nilai keselamatan diri dari jerat hukum.

dalam perjalanan Pemerintah/pimpinan negara ini harus menentukan langkah, kembali ke PANCASILA dan UUD-45 atau ke Extrim Kiri atau Extrim Kanan

1. Kembali Ke Pancasila dan UUD-45 jelas masih mungkin dimana kita tinggal menjalankan berbagai pasal-pasal dari UUD-45 dan menjalakan butir-butir dari pancasila, sudah tidak perlu lagi adanya lembaga A atau lembaga B, karena konstitusi negara sudah dibangun oleh rakyat dan para pimpinan pendahulu. jadi alangkah naif jika mengakut Pancasila tetapi berkeingin merubah pancasila itu baik dengan alasan agama maupun Hak asasi manusia (HAM senjat perangnya Kapitalis dan Yahudi).

2. Melaksanakan dasar-dasar negara dengan pola fikir Extrim kiri tentu hal yang sangat berat harus di tempu pemerintah dimana akan berbenturan dengan extrim kanan, tetapi akan mendapatkan dukungan penuh dari LSM dan dari belaha dunia Amerika dan Eropa terutama dari United State of America dan England, kita bisa lihat ricnian dibawha ini LSM dan organisasi yang hemat saya berada pada jalur extrim kiri dengan dalih kemanusia, HAM dan lain sebagainya padahal punya tujuan utama dari penyokok dana adalah menghancurkan tatana negara Indonesia, berikut ini LSM dan Organisasi Extrim kiri atau buatan Luar negeri baik langkung maupun tidak langun baik di sadari maupun tidak disadari oleh yang bersangkutan, antara lain :

· Indonesia Conference on Religion and Peace (ICRP)

· Nastional Integration Movement (IIM)

· Teh Wahid Institute

· Kontras

· LBH Jakarta

· Jaringan Islam Kampus (JIK)

· Jaringan Islam Liberal (JIL)

· Lembaga Studi Agama da Filsafat (LSAF)

· Generasi Muda Antar Iman (GMAI)

· Institut Dian / Interfidei

· Maryarakat Dialog Antar Agama

· Komunitas Jatimulya

· eLSAM

· Lakpesdam NU

· YLBHI

· Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika

· Aliansi Nasional Bhineka Tunggal Ika

· Lembaga Kajian Agama dan Jender

· Pusaka Padang

· Yayasan Tunas Muda Indonesia

· Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)

· Crisis Center GKI

· Persekutuan Gereja-gereeja Indonesia (PGI)

· Forum Mahasiswa Ciputat (Formaci)

· Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI)

· Gerakan Ahmadiyah Indonesia

· Tim Pembela Kebebasan Beragama

· El Ai Em Ambon

· Fatayat NU

· Yayasan Ahimsa (YA) Jakarta

· Gedong Gandhi Ashram (GGA) Bali

· Koalisi Perempuan Indonesia

· Dinamika Edukasi Dasar (DED) Yogya

· Forum Persaudaraan antar Umat Beriman Yogyakarta

· Forum Suara Hati Kebersamaan Bangsa (FSHKB) Solo

· SHEEP Yogyakarta Indonesia

· Forum Lintas Agama Jawa Timur Surabaya

· Lembaga Kajian Agama dan Sosial Surabaya

· LSM Adriani Poso

· PRKP Poso

· Komunitas Gereja Damai

· Komunitas Gereja Sukapura

· GAKTANA

· Wahana Kebangsaan

· Yayasan Tifa

· Komunitas Penghayat

· Forum Mahasiswa Syariahse-Indonesia NTB

· Relawan untuk Demokrasi dan Hak Asasi Manusia (REDHAM) Lombok

· Forum Komunikasi Lintas Agama Gorontalo

· Crisis Center SAG Manado

· LK3 Banjarmasin

· Forum Dialog Antar Kita (FORLOG-Antar Kita) Sulsel Makassar

· Jaringan Antar Iman se-Sulawesi

· Forum Dialog Kalimantan Selatan (FORLOG Kalsel) Banjarmasin

· PERCIK Salatiga

· Sumatera Cultural Institut Medan

· Muslim Institut Medan

· PUSHAM UII Yogyakarta

· Swabine Yasmine Flores-Ende

· Komunitas Peradaban Aceh

· Yayasan Jurnal Perempuan

· AJI Damai Yogyakarta

· Ashram Gandhi Puri Bali

· Gerakan Nurani Ibu

· Rumah Indonesia

Menurut data yang ada, AKKBB merupakan aliansi cair dari 64 organisasi, kelompok, dan lembaga swadaya masyarakat. Banyak, memang. Tapi kebanyakan merupakan organisasi ‘ladang tadah hujan’ yang bersifat insidental dan aktivitasnya tergantung ada ‘curah hujan’ atau tidak. Maksudnya, kelompok atau organisasi yang hanya dimaksudkan untuk menampung donasi dari sponsor asing, dan hanya bergerak jika ada dana keras yang tersedia.

Namun ada beberapa yang memang memiliki ideologi yang jelas dan bergerak di akar rumput. Walau demikian, yang terkenal hanya ada beberapa dan inilah yang menjadi motor penggerak utama dari aliansi besar ini.

Keseluruhan organisasi dan kelompok ini sebenarnya bisa disatukan dalam satu kata, yakni: Amerika. Kita tentu paham, Amerika adalah gudang dari isme-isme yang “aneh-aneh” seperti gerakan liberal, gerakan feminisme, HAM, Demokrasi, dan sebagainya. Ini tentu dalam tataran ide atau Das Sollen kata orang Jerman.

3. Melaksanan dan mejalankan tuntutan Extrim kanan seperti yang sering di dengungkan oleh kelompok pejuang islam, seperi Abu bakar ba’asyir, FPI dan lain sebagainya, tentu ini akan mendapatkan reaksi yang cepat dan kuat dari LSM pro demokrasi dan rakyat pro kapitalisma yang lebih parah Indonesia akan di sejejarkan seperti Afganistan, Irak, dan Iran oleh negara-negara Liberal, dan pengerobanan yang terbsar Indonesia harus siapa diserang secara nyata seperti yang di alami oleh Afganistan, Irak, Iran, dan libya serta negara-negara yang bersembrangan dengan kepentingan Kapitalis zionis.

Selebihnya kita renungkan masing-masing mau dibawa kemana Indonesia tercinta ini, apakah mau seperti Pendahulu kita Predisen RI pertama yang dengan slogannya ”Amerika kita Setrika, Inggris kita linggi” atau mau dengan cara SBY-JKT ”Amerika adalah negara kedua buat saya dan Inggris adalah sahabat sejati” ya semuanya rakyat yang menentukan. Ingat rakyat yang menentukan bukan partai.

Wasalamu’alaikum

Agus Pakusarakan

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: