Selesainya Pemilu legislatif dan kemudia kita dalam proses pemilu presiden, kita semua tentu mengenal partai-partai yang mungkin kita pilih bahkan kita tidak pilihpun tau, baik itu partia berhaluan islam, nasional maupun kristen, bahkan ada partai kedaerah seperti PA dan PS di provinsi NAD.
masa pemilu legislatif kita melihat betapa idealisnya partai potilik sehingga dengan berbagai gaya baik parpolnya maupun calegnya mengusung caleg dan bendera parpol dengan penuh percaya diri akan menang dan duduk digedung MPR-DPR RI. namun ja
ti diri dan idealisme partai hilang ketika perhitungan suara berkata partai a b dan c lah yang menjadi pemenang pemilu legislatif, maka dengan tergesa-gesa dan penuh arogansi segera membentuk koalisi besar legislatif.
seiring berjalann
ya waktu menjelang Pilpres maka beramai-ramai partai-partai berkoalisi ke 3 parpol urutan teratas yakni partai demokart, PDIP dan Golkar, egoisme dan arogansi pribadi kembali dipertontontan dalam koalisi ini,
gagalanya golkar berkolasi dengan demokrat merupakan egoisme seorang JK dan SBY yang satu sama lain tidak arif untuk saling mengalah, keduanya satu sama lain ingin menjadi orang nomor satu di Indonesia, entah di pandangan sang maha pencipta apakah meraka menjadi orang nosatu atau tidak.
mencermati arah koalisi yang terjadi, saya berasumsi bahwa pada dasarnya partai yang ada diIndonesia adalah
1. hanya ada 2 partai ya itu (Demokrat, Golkar dan PDIP)
2. sesungguhnya tidak ada partai islam yang ada mencari keuntungan sendiri
untuk itu saya menyarankan dari pada cape cape memilih partai lain yang akhirnya berkoalisi dengan ketiga partai diatas lebih baik langsung saja memilih induk nya bukan? jadi partai sisahnya hanyalah spionase dari partai partai tersebut
inti dari tulisan saya yang ingin saya sampaikan sesungguhnya tidak ada partai yang beasas selain pancasila, walau dibergemar gemor mengatakan partai islam partai da;wah tetap saja pancasila yang menjadi landasan utama dari patai itu, untuk umat jangalah keliru tidak ada satupun partai yang mau berjihad demi tegaknya dinul islam, yang ada hanya memanfaatkan asas supaya kalian memilihnya…
salam
A. Pakusarakan
Komentar Terakhir