Koalisi PilPres 2009

29 04 2009

Sering kita membaca, mendengar bahkan melihat beritanya di televisi dan media berita lainnya, tentang kolasi parpol dalam meloloskan calonnya untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia, peta koalisi yang sudah terlihat kemungkina besar akan terbentuk dalam dua koalisi besar, ya itu PKS yang merapat ke Demokrat, serta bergening koalisi yang dilakukan Golkar, PDIP, Gerinda, PAN dan lain-lain.

koalisi yang aneh justru dilakukan PKS secara azas mereka sangatlah berbeda dengan demokrat, ntah mengapa dari waktu ke waktu tidak pernah penulis melihat PKS berkoalisi dengan yang satu azas, ini ada sinyal aneh, apakah mungkin PKS hanya mencari aman guna bisa menancapkan kaki kakinya di jajaran kabinet atau bgm?

yang lebih parah dilakukan oleh partai yang berhaluan islam lainnya dimana untuk menjegal seseorang yang tidak disukai real berkoalisi dengan yang azas nya 180derajat beda dengan mereka, jadi bagi penulis ini sangat mengheran kalau mau berpandangan pada ideologi dan idealisme, namun halnya lain jika berpandangan kepada 3 unsur pokok dalam kehidupan

1. harta

2. tahta

3. wanita

harta jelas jelas tujuan pokok dari sebuah jabatan adalah harta knapa penulis bilang harta, kalau jabatan tersebut tidak ada gajinya tdk ada projecnya sedikit sekali yang ingin menjabat posisi tersebut.

tahta ya jabatan itu sendiri, yang dikejar adalah kedudukan jabatan dengan menghalalkan segala cara dan mengharamkan segala cara.

wanita, banyak pejabat yang berantakan rumah tangga setelah mejabat karena disekelilingnya adalah wanita wanita, dari mulai kepala desa hingga ke presiden, selalu dibumbuin wanita, selingkuh baik dengan artis maupun dengan rekan sejawat itu sudah hal yang biasa, bahkan banyak pejabat termasuk anggota dewan yang sudah menghalalkan yang namanya sex bebas, knapa begitu banyak kok anggota dewan terhormat yang main perempuan, contoh kecil saja kasus maria eva bukan? itu hanya bagian kecil saja.





Golput Bukan Solusi?

7 04 2009

banyak praktisi politik dari kalangan partai-partai bebasis islam mengatakan begitu, dengan alasan peraturan KPU berapa persenpun pemilih yang menggunakan HAK pilihnya DPR akan tetap penuh, masalahnya bukan terletak pada atuaran itu, apa yang ingin golput berikan adalah pembelajaran buat praktisi praktisi politik itu sendiri.

salah benar jika golput diartikan kita tidak suka sama KPU dan pemerintah, itu salah besar bung, kami golput karena kami ingin kasih kalian pelajar bahwa tingkah laku kalian itu kurang baik, anda mengatakan Golput Haram, saya juga bisa mengatakan Partai berasas islam koalisi dengan yang tidak berasas islam juga Haram kerana masih banyak partai yang satu asas knapa tidak berkoalisi saja bukan. camkan itu..

kekecewaan kami bukan terletak pada pemerintah dan KPU semata, kekecewaan kami terletak pada kalian partai partai dan gerak gerak kalian dimana lebih mimilih koalisi dengan yang tidak satu ajas, dan lebih parah lagi kalain ramai ketika mau pemilu saat masyarakat membutuhkan kalian kemana? diem di DPR diam di kantor partai.

jangan bilang golput bukan solusi tetapi tanya dan cari tau kenapa rakyat banyak golput?

wasalam

perlawanan anti demokrasi liberal





Mayat Laki-laki tua ditemukan di Kuningan Barat

4 04 2009

mayatPoto ini diambil langsung di tempat perkara, dimana diketemukannya sosok maya paruh baya, yang tidak diketauhi identitasnya… di Jl.terusan kuningan hr rasuna said  antara lampu merah mampang dan kuningan.

maya langsung di identifikasi oleh polsek mampang dan kemudian di bawa ke rscm untuk diotopsi

dari keterangan warga orang tersebut kurang lebih jam 5 masih berkeliaran di sekitar mampang di di kira orang tersebut orang gila, jam 5 sore berjalan menuju arah kuningan dengan mulut berbusa, dan pada magrib sekitar jam 6 ditemukan telah tercebur di selokan dengan sudah tidak bernafas lagi..